Mendorong Penguatan Kelembagaan Destinasi MICE Indonesia
MICE Center
30 September 2026
Abstrak
Pengalaman MICE PNJ juga berkembang ke ranah destination development dan destination marketing.
Pengalaman MICE PNJ juga berkembang ke ranah destination development dan destination marketing. Dosen Prodi MICE PNJ turut berpartisipasi dalam proses pengembangan Indonesia Convention and Exhibition Bureau (INACEB) sebagai bagian dari upaya memperkuat promosi dan pengembangan Indonesia sebagai destinasi MICE.
Salah satu bentuk keterlibatan tersebut ditunjukkan melalui peran Christina L. Rudatin dalam struktur awal INACEB sebagai Wakil Ketua Bidang Kelembagaan. Pada periode tersebut, INACEB dikembangkan sebagai wadah yang mempertemukan dan mengintegrasikan kekuatan berbagai pemangku kepentingan industri MICE Indonesia.
Keterlibatan ini memperlihatkan bahwa pengembangan pendidikan MICE di PNJ berjalan beriringan dengan kebutuhan pengembangan destination organization, destination marketing, business events, dan daya saing destinasi.
Pengembangan Kompetensi dan LSP MICE.
Membangun Profesionalisme Sumber Daya Manusia MICE. Salah satu bidang yang menjadi bagian penting dalam perjalanan MICE PNJ adalah pengembangan kompetensi profesional MICE. Keterlibatan tersebut mencakup pengembangan pengetahuan, kurikulum, standar kompetensi, pelatihan, serta sistem sertifikasi profesi MICE.
Dalam proses pengembangan dan review RSKKNI Bidang MICE, sejumlah dosen PNJ tercatat menjadi bagian dari tim perumus bersama unsur pemerintah, asosiasi industri, INCCA, dan LSP MICE. Hal ini menunjukkan keterlibatan akademisi MICE PNJ dalam proses pengembangan standar kompetensi profesi secara nasional.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan pengembangan ekosistem sertifikasi profesi MICE, termasuk keterkaitan dengan LSP MICE yang saat ini memiliki berbagai skema kompetensi seperti Certified Destination Bidding, Event Registration, Event Logistic, Event Liaison Officer, Event Venue Management, dan Event Marketing Communication.
Dengan pengalaman tersebut, MICE Center menempatkan human capital development sebagai salah satu fungsi utama, mulai dari pendidikan dasar, peningkatan kompetensi, capacity building, pre-certification training, hingga pengembangan profesional berkelanjutan.
CHSE untuk Sektor MICE
Berkontribusi dalam Adaptasi Industri pada Masa Pandemi. Pandemi COVID-19 menjadi salah satu periode paling penting dalam perkembangan industri MICE Indonesia. Ketika kegiatan pertemuan, konferensi, perjalanan insentif, dan pameran mengalami pembatasan, diperlukan pendekatan baru untuk memastikan kegiatan MICE dapat kembali berlangsung secara aman.
Pada periode tersebut, ekosistem MICE PNJ turut terlibat dalam kajian, pengembangan, implementasi, dan penguatan CHSE — Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability untuk sektor MICE.
Keterlibatan akademisi MICE PNJ dalam isu tersebut juga terdokumentasi melalui penelitian dan kajian mengenai penerapan protokol CHSE pada penyelenggaraan MICE. Salah satunya membahas penerapan protokol CHSE pada venue MICE selama periode pemulihan pandemi.
ASEAN MICE Toolbox
Berkontribusi pada Pengembangan MICE dalam Perspektif Regional. Pengembangan MICE Indonesia tidak dapat dilepaskan dari perkembangan industri MICE di kawasan Asia Tenggara.
MICE Center membawa pengalaman akademik dan profesional tersebut ke dalam perspektif regional melalui keterlibatan dalam pengembangan ASEAN MICE Toolbox dan berbagai pembahasan mengenai standar, kompetensi, serta pengembangan MICE di tingkat ASEAN.
ASEAN MICE Toolbox menjadi salah satu perangkat regional yang dikembangkan untuk mendukung pemahaman dan penerapan praktik MICE dalam konteks kawasan ASEAN. Pemerintah Indonesia juga menyediakan kanal khusus ASEAN MICE Toolbox sebagai bagian dari pengembangan informasi dan perangkat MICE regional.
Keterlibatan dalam pengembangan perspektif ASEAN memperkuat kemampuan MICE Center untuk melakukan benchmarking, standardization, competency development, dan regional knowledge exchange.
Dengan demikian, MICE Center tidak hanya melihat MICE dari perspektif Indonesia, tetapi juga dalam konteks regional competitiveness dan global business events.
International MICE Bidding
Pendampingan Organizer dan Pemerintah Indonesia dalam Memenangkan Event Internasional.
International bidding merupakan salah satu kompetensi strategis yang berkembang dalam lingkungan akademik dan profesional MICE PNJ. Kajian dan pengalaman yang dikembangkan mencakup bagaimana sebuah destinasi atau organisasi mempersiapkan diri untuk memperoleh hak penyelenggaraan konferensi atau event internasional melalui proses yang sistematis.
Asia-Pacific Engagement
Berbagi Pengetahuan di Forum MICE Regional.
Pengalaman MICE PNJ juga tercermin dalam keterlibatan dosen dan akademisi dalam berbagai forum MICE tingkat nasional dan Asia-Pasifik. MICE Center secara aktif mendorong keterlibatan sumber daya manusianya dalam forum yang mempertemukan government, industry, association, destination, academia, dan business event professionals.
Salah satu platform penting adalah Southeast Asia Business Events Forum (SEABEF). Forum ini menjadi ruang pertukaran pengetahuan dan praktik mengenai business events di kawasan Asia Tenggara. Dalam SEABEF 2023, misalnya, Head of MICE Studies PNJ dipercaya menjadi moderator pada sesi mengenai Business Event Standards.
Keterlibatan dalam forum seperti SEABEF tidak hanya berbentuk kehadiran, tetapi juga melalui peran sebagai: Speaker | Moderator | Panelist |
Peran tersebut memberikan kesempatan bagi akademisi MICE PNJ untuk berbagi hasil penelitian, pengalaman, perspektif akademik, serta praktik pengembangan MICE Indonesia kepada komunitas MICE regional.
International Business Event Forum
Menghubungkan Akademia dengan Komunitas Business Events
Selain forum regional Asia Tenggara, dosen dan akademisi MICE PNJ juga secara rutin berpartisipasi dalam berbagai forum business events tingkat nasional dan internasional, termasuk International Business Event Forum (IBEF).
Keterlibatan sebagai speaker, moderator, panelist, maupun contributor menjadi bagian dari strategi pengembangan SDM MICE yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga pada kemampuan untuk berdialog dengan industri dan komunitas profesional internasional.
Melalui forum tersebut, MICE Center memperoleh ruang untuk:
• memperkenalkan hasil kajian MICE Indonesia;
• berbagi praktik pengembangan destinasi;
• membahas sustainability dan innovation;
• membangun jejaring profesional;
• memahami perkembangan industri global;
• serta membawa isu dan perspektif Indonesia ke dalam diskusi MICE internasional.